URGENSI DAN FUNGSI FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM
MAKALAH
Disusun Guna Memenuhi
Tugas
Mata Kuliah : Filsafat Pendidikan Islam
Dosen Pengampu : Abdul Falah, M.Ag

Disusun Oleh :
Siti
Munasiroh (112488)
Adiba
Nur Hasna (112493)
Siti
Munawaroh (112500)
SEKOLAH TINGGI AGAMA
ISLAM NEGERI (STAIN) KUDUS
JURUSAN TARBIYAH (PAI)
2014
I.
Pendahuluan
Pendidikan mempunyai arti penting
bagi kehidupan manusia. Pendidikan diakui sebagai kekuatan yang dapat mendorong
manusia mencapai kemajuan peradaban. Selain itu pendidikan memberikan bekal
kepada manusia untuk menyongsong hari esok yang lebih cerah dan lebih
manusiawi. Sedangkan filsafat adalah berfikir
secara mendalam, sistematis, radikal dan universal dalam rangka mencari
kebenaran, inti atau hakekat mengenai segala sesuatu yang ada.
Pada
dasarnya pendidikan memerlukan landasan yang berasal dari filsafat atau hal-hal
yang berhubungan dengan filsafat. Karena filsafat melahirkan
pemikiran-pemikiran yang teoritis tentang pendidikan dan dikatakan hubungan
karena berbagai pemikiran tentang pendidikan memerlukan bantuan penyelesaian
dari filsafat. Jadi, filsafat pendidikan adalah ilmu pendidikan yang
berlandaskan filsafat atau filsafat yang diterapkan dalam usaha pemikiran dan
pemecahan mengenai pendidikan.
Filsafat
pendidikan Islam pada hakikatnya adalah sebagai hasil dari buah kajian yang
bercirikan Islam, maksudnya konsep berpikir mengenai pendidikan yang bersumber
pada ajaran Islam tentang hakikat kemampuan manusia untuk dapat dibina dan
dikembangkan serta dibimbing menjadi manusia muslim yang seluruh pribadinya
dijiwai nilai-nilai ajaran Islam. Dengan demikian filsafat pendidikan Islam
mempunyai pengertian khusus yang ada kaitannya dengan ajaran Islam. Dalam
ajaran Islam, baik berpikir ataupun melakukan sesuatu harus berlandaskan pada
sumber hukum Islam yaitu Al-qur’an dan Hadis. Supaya tercapai suatu tujuan yang
berguna baik di dunia maupun di akhirat.
Dalam
mempelajari filsafat pendidikan Islam, didalamnya akan dibahas pengertian,
ruang lingkup, tujuan, fungsi, urgensi dan sebagainya. Disini akan dibahas
tentang fungsi dan urgensi filsafat pendidikan Islam. Secara simgkat filsafat
pendidikan Islam berfungsi sebagai peletak dasar bagi kerangka dari sistem
pendidikan yang akan berfungsi untuk mengaplikasikan ajaran Islam di bidang
pendidikan, dengan tujuan yang identik dengan tujuan yang akan dicapai oleh
ajaran Islam itu sendiri. Sedangkan filsafat pendidikan Islam berperanan untuk
memperkaya filsafat Islam dengan konsep pandangan filosofis dalam bidang
pendidikan, khususnya dalam bidang pendidikan Islam.
II.
Rumusan Masalah
1. Bagaimana hubungan filsafat dengan
pendidikan ?
2. Apa tujuan
filsafat pendidikan Islam ?
3. Apa fungsi dan urgensi filsafat
pendidikan Islam ?
III.
Pembahasan
A.
Hubungan Filsafat dengan Pendidikan
Filsafat
pendidikan adalah ilmu yang pada hakekatnya merupakan jawaban dari
pertanyaan-pertanyaan dalam lapangan pendidikan. Oleh karena itu bersifat
filosofis, dengan kata lain filsafat pendidikan pada hakekatnya adalah
penerapan suatu analisa filosofis terhadap lapangan pendidikan. Hubungan
antara filsafat dengan pendidikan tampaknya tidak dapat dipisahkan lagi, karena
kajian filsafat pendidikan harus menoleh kembali pada hakekat manusia sebagai
makhluk ciptaan Tuhan.[1]
Dengan demikian, menjadi jelas bahwa filosof pendidikan
yaitu seseorang yang
menggunakan gaya filsafat dalam bidang pendidikan. Ia juga memiliki pandangan
pendidikan yang jelas dan sejumlah prinsip serta keyakinan yang mempunyai nilai
pelaksanaan dalam bidang pendidikan. Hubungan yang erat antara filosof umum dan
filosof pendidikan itu berpuncak pada hubungan yang erat antara filsafat umum
dan filsafat pendidikan.[2]
Filsafat pendidikan adalah pelaksanaan pandangan filsafat
dan kaidah filsafat dalam bidang pendidikan. Filsafat tersebut mencerminkan
satu segi pelaksanaan prinsip-prinsip dan kepercayaan yang menjadi dasar dari
filsafat umum dalam menyelesaikan masalah pendidikan secara praktis.
Batasan-batasan mengenai hubungan antara filsafat umum
dan filsafat pendidikan sebagai berikut :
1) Filsafat
pendidikan adalah pelaksanaan pandangan filsafat dan kaidah filsafat dalam
bidang pengalaman kemanusiaan yang disebut dengan pendidikan. Filsafat
pendidikan adalah aktivitas pikiran yang teratur dan menjadikan filsafat itu
sebagai jalan untuk mengatur, menyelaraskan dan memadukan proses pendidikan.
Filsafat pendidikan itu dapat menjelaskan nilai-nilai lain yang diusahakan
untuk mencapainya. Maka filsafat, filsafat pendidikan dan pengalaman manusia
merupakan tiga unsur yang bersatu padu.
2) Batasan
hubungan filsafat dengan pendidikan, bahwasanya pendidikan adalah aktivitas
yang dilakukan pendidik dan filosof-filosof untuk menerangkan, menyelaraskan
dan mengubah proses pendidikan selaras dengan masalah-masalah kebudayaan.[3]
Dengan batasan tersebut memberikan gambaran bahwa dengan
mempelajari filsafat pendidikan, kita percaya bahwa kajian tersebut sangat
penting untuk mengembangkan pandangan kita terhadap proses pendidikan.
Disamping itu penting untuk dapat memperbaiki keadaan pendidikan, persoalan
pendidikan yang meliputi : penilaian, metode, materi dan lain-lain.[4]
B.
Tujuan Filsafat Pendidikan Islam
Bila pendidikan dipandang sebagai suatu proses, maka
proses tersebut akan berakhir pada tercapainya tujuan akhir pendidikan. Suatu
tujuan yang hendak dicapai oleh pendidikan pada hakekatnya adalah suatu perwujudan
dari nilai-nilai ideal yang terbentuk dalam pribadi manusia yang diinginkan.
Nilai-nilai ideal itu mempengaruhi dan mewarnai pola kepribadian manusia,
sehingga menggejala dalam perilaku lahiriyah. Perilaku lahiriyah adalah cermin
yang memproyeksi nilai-nilai ideal yang telah mengacu dalam jiwa manusia
sebagai produk dari proses pendidikan. Nilai-nilai idealitas Islam itu sendiri
adalah mengandung nilai perilaku manusia yang disadari atau dijiwai oleh iman
dan taqwa kepada Allah sebagai sumber kekuasaan yang mutlak dan harus ditaaati.
Pada hakekatnya, tujuan filsafat pendidikan Islam
dengan tujuan ajaran Islam adalah identik. Keduanya berasal dari sumber yang
sama, yaitu al-Qur’an dan Hadis. Dari kedua sumber tadi timbul
pemikiran-pemikiran mengenai masalah keIslaman dalam berbagai aspek, termasuk
filsafat pendidikan. Ajaran yang termuat dalam wahyu, merupakan dasar dari
pemikiran filsafat pendidikan Islam. Hal ini menunjukkan bahwa filsafat
pendidikan Islam yang berisi teori umum mengenai pendidikan Islam, dibina atas
dasar konsep ajaran Islam terutama dalam al-Qur’an dan Hadis. Kedua sumber
tersebut dijadikan dasar pemikiran filsafat pendidikan Islam tidak tanpa alasan
yang rasional.
Sesuai dengan tujuan tersebut, maka filsafat
pendidikan Islam berupaya menyiapkan kerangka dasar bagi tercapainya tujuan
dimaksud melalui proses pendidikan. Dengan demikian dalam pelaksanaannya,
pendidikan Islam dituntut untuk menyelaraskan kegiatannya dengan tujuan itu.
Langkah pertama adalah mempersiapkan konsep yang jelas mengenai pendidikan itu sendiri.[5]
C.
Fungsi dan Urgensi Filsafat Pendidikan Islam
1.
Fungsi Filsafat Pendidikan Islam
Sebagai teori umum mengenai sistem
pendidikan, maka filsafat pendidikan Islam menjadi sangat penting. Filsafat
pendidikan Islam berfungsi sebagai peletak dasar bagi kerangka dari sistem
pendidikan yang akan berfungsi sebagai cara untuk mengaplikasikan ajaran agama
Islam di bidang pendidikan, dengan tujuan yang identik dengan tujuan yang akan
dicapai ajaran Islam itu sendiri.
Selanjutnya, jika pendidikan merupakan
proses pelaksanaan mencapai tujuan, maka filsafat pendidikan Islam berfungsi
sebagai pedoman dasar dari sistem yang harus ditelusuri oleh proses pelaksanaan
itu sendiri. Filsafat Islam dengan demikian berfungsi sebagai pembentuk
nilai-nilai bagi pendidikan Islam. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka
filsafat pendidikan Islam berusaha meletakkan dasar pemikirannya pada tujuan
yang memuat konsep tentang akhlak yang mulia.
Dua sasaran pokok yang juga termuat
dalam tujuan filsafat pendidikan Islam adalah meletakkan dasar pemikiran sistem
pendidikan yang berdimensi ganda. Dimensi pertama adalah untuk mencapai
kesejahteraan hidup di dunia dan keselamatan hidup di akhirat. Dimensi kedua
berhubungan dengan fitrah kejadian manusia, yaitu sebagai pengamdi Allah yang
setia.[6]
2.
Urgensi Filsafat Pendidikan Islam
Dalam menentukan suatu filsafat
pendidikan, sekalipun dengan maksud sederhana mempunyai kepentingan yang sangat
besar bagi setiap pendidikan yang berusaha kearah perbaikan, kemajuan dan
bangunan dasar. Pendidikan tidak akan tumbuh berkembang dan selaras dalam
bidang kemajuan, selagi tidak bersandar pada pemikiran filsafat yang selalu
disertai dengan perubahan pembaharuan dalam dunia yang selalu bertarung dengan
ilmu dan teknologi.[7]
Filsafat pendidikan Islam merupakan
bagian dari Filsafat Islam, dan juga menjadi bagian dari Ilmu Pendidikan Islam.
Sebagai cabang dari pengetahuan atau ilmu, filsafat pendidikan Islam mempunyai
peranan dalam mengembangkan pengetahuan atau ilmu yang menjadi induknya itu.
Karena filsafat pendidikan Islam merupakan bagian dari Filsafat Islam, maka ia
berperanan untuk memperkaya Filsafat Islam dengan konsep-konsep dan
pandangan-pandangan filosofis dalam bidang pendidikan. Dan ilmu pendidikan pun
akan dilengkapi dengan teori-teori kependidikan yang bersifat filosofis alami.
Sedangkan secara praktis (dalam prakteknya),
filsafat pendidikan Islam banyak berperan dalam memberikan
alternatif-alternatif pemecahan berbagai macam problem yang dihadapi oleh
pendidikan Islam, dan memberikan pengarahan terhadap perkembangan pendidikan
Islam. Dalam hal itu antara lain meliputi :
a.
Dari
pemikiran yang mendalam, Filsafat Pendidikan Islam melihat berbagai permasalahan
yang ada dalam pendidikan Islam. Filsafat Pendidikan Islam berusaha memahami
duduk permasalahannya. Dengan analisa filsafat, ia dapat menunjukkan alternatife bagi pemecahannya
setelah melakukan seleksi terhadap berbagai alternatife yang ada. Untuk itu
diambil yang paling baik, untuk dijadikan pilihan dalam rangka menyelesaikan
permasalahannya.
b.
Filsafat
pendidikan Islam dapat memberikan pandangan tertentu tentang manusia dan
kedudukannya. Pandangan tentang hakekat manusia tersebut, berkaitan erat dengan
tujuan hidup manusia sekaligus tujuan pendidikan Islam. Filsafat Pendidikan Islam
berperan untuk menjabarkan tujuan umum pendidikan Islam dalam bentuk-bentuk
tujuan khusus yang operasional. Dan tujuan yang operasional ini berperan untuk
mengarahkan secara nyata gerak dan aktivitas pelaksanaan pendidikan.
c.
Filsafat
pendidikan Islam dengan analisanya terhadap hakikat manusia dan kehidupan
manusia menyimpulkan bahwa manusia mempunyai potensi pembawaan yang harus
ditumbuhkan dan dikembangkan sesuai dengan fitrah manusia dan tidak boleh
menodainya.
d.
Filsafat
pendidikan Islam, dalam analisanya terhadap masalah-masalah pendidikan Islam
masa kini yang dihadapinya, akan dapat memberikan informasi mengenai proses
pendidikan Islam yang berjalan selama ini, untuk mencapai tujuan pendidikan
Islam yang dicita-citakan. Akan diketahui
dimana letak kelemahannya, dan dengan demikian bisa memberikan
alternatif-alternatif perbaikan dan pengembangan selanjutnya.
e.
Filsafat
pendidikan Islam berperanan bagi penentuan corak dan karakteristik yang khas
pendidikan Islami, dengan prinsip-prinsip dan nilai-nilai agama Islam dalam
masyarakat kita dalam segenap aspek kehidupan baik politik, ekonomi, sosial,
budaya, sesuai dengan situasi masa dan lingkungan hidup.
Dari uraian diatas, Filsafat
Pendidikan Islam mengacu pada:
1)
Pada
arah pengembangan konsep-konsep filosofis dari pendidikan Islam, yang secara
pasti akan menghasilkan teori-teori baru dalam Ilmu Pendidikan Islam.
2)
Kearah
perbaikan dan pembahasan kembali terhadap pelaksanaan pendidikan Islam yang
ada.[8]
Pentingnya Filsafat Pendidikan Islam mempunyai beberapa manfaat dan
kegunaan dalam dunia pendidikan. Adapun manfaat tersebut diantaranya:
a)
Filsafat
pendidikan dapat menolong para perancang pendidikan dan orang-orang yang
membutuhkannya untuk membentuk pemikiran sehat terhadap proses pendidikan.
Disamping itu dapat menolong terhadap tujuan dan fungsinya serta meningkatkan
mutu pendidikan serta memperbaiki pelaksanaan pendidikan yang meliputi
penilaian, bimbingan dan penyuluhan.
b)
Filsafat
pendidikan dapat membentuk asas untuk menentukan pandangan kajian yang umum.
Termasuk kurikulum, kaedah-kaedah pengajaran dan kebijaksanaan yang harus
dibuat.
c)
Filsafat
pendidikan dianggap sebagai asas atau dasar yang terbaik untuk penilaian
pendidikan dalam arti menyeluruh. Penilaian pendidikan meliputi segala usaha
dan kegiatan yang dilakukan oleh sekolah, perguruan tinggi secara umum untuk
mendidik warga negara dan segala yang berhubungan dengan pendidikan.
d)
Filsafat
pendidikan memberi corak dan pribadi khas dan istimewa sesuai dengan
prinsip-prinsip dan nilai-nilai agama dan nilai umat Islam. Disamping itu
memberi corak kebudayaan, perekonomian, sosial, politik untuk tuntunan masa
depan.[9]
IV.
Kesimpulan
Hubungan
antara filsafat dan pendidikan adala suatu keharusan, karena filsafat itu
sendiri sebagai teori dasar, konsep umum, pedoman dan kompas kemana seharusnya
pendidikan itu dapat difungsikan dengan baik dan tepat. Sedangkan pendidikan
itu adalah hasil dari penerapan tentang teori filsafat yang telah direncanakan
dengan matang, mendalam dan kritis tentang tujuan yang diharapkan.
Tujuan
filsafat pendidikan pada hakekatnya identik dengan tujuan ajaran Islam.
Keduanya berasal dari sumber yang sama yaitu al-Qur’an dan Hadis. Fungsi
filsafat pendidikan Islam adalah sebagai peletak dasar bagi kerangka dari
sistem pendidikan yang akan berfungsi sebagai cara untuk mengaplikasikan ajaran
agama Islam di bidang pendidikan, dengan tujuan yang identik dengan tujuan yang
akan dicapai ajaran Islam itu sendiri.
Filsafat pendidikan Islam berperan kedua arah yaitu pengembangan
konsep-konsep filosofis dari pendidikan Islam, yang secara otomatis akan
menghasilkan teori-teori baru dalam ilmu pendidikan Islam, dan yang kedua
kearah perbaikan dan pembaharuan praktek dan pelaksanaan pendidikan Islam
(peranan teoritis dan praktis).
DAFTAR
PUSTAKA
Adri
Efferi, Filsafat Pendidikan Islam,
Nora Media Enterprise, Kudus, 2011
Al Syaibany, Falsafah Al
Tarbiyah Al Islamiyah, Terjemah. Hasan Tanggulung, Bulan Bintang, Jakarta, 1979
Muhammad
As Said, filsafat
Pendidikan Islam, Mitra Pustaka, Yogyakarta, 2011
Jalaluddin, dkk,
Filsafat Pendidikan Islam (Konsep dan Perkembangan Pemikiran),
Jakarta, 1996
[5] Jalaluddin, dkk, Filsafat Pendidikan Islam (Konsep dan Perkembangan
Pemikiran),
Jakarta, 1996, hal. 18-22
Tidak ada komentar:
Posting Komentar